Keren! Sekelompok Ilmuwan Berusaha Ciptakan Hujan BerlianKeren!

Cincin Kawin – Beberapa waktu yang lalu, para ilmuwan gabungan dari NASA telah berhasil meneliti tentang adanya kemungkinan terjadi fenomena hujan berlian di planet Neptunus maupun Uranus. Dan setelah mengerjakan beberapa penelitian lanjutan, para ilmuwan malah berencana untuk mewujudkan hal yang serupa di planet bumi, mungkinkah?

 

Para ilmuwan memastikan untuk memulai uji cobanya di sebuah laboratorium. Uji coba pembuatan hujan berlian ini malah sebenarnya bertujuan untuk menggambarkan kebenaran fenomena tentang hujan berlian yang dipercaya tak jarang kali terjadi di planet Neptunus dan Uranus.

 

Para ilmuwan malah meyakini bahwa hujan berlian yang terjadi di planet hal yang demikian diakibatkan oleh sebuah tekanan udara yang cukup tinggi di atmosfer Neptunus serta Uranus yang pada alhasil turut serta menekan atom karbon di atmosfer hal yang demikian. Namun sayangnya, hingga saat ini tidak ada satu manusia malah yang dapat melihat bagaimana fenomena hal yang demikian berlangsung.

 

Dan untuk mengerjakan simulasi sebagaimana apa yang terjadi di planet Uranus serta Neptunus. Maka para ilmuwan malah mencoba menggunakan selembar polistirena yang diyakini memiliki kandungan karbon yang serupa dan cukup intens dengan kondisi di kedua planet hal yang demikian. Tim ilmuwan malah segera mengerjakan pemaparan terhadap polistirena hal yang demikian menggunakan frekuensi suara yang cukup tinggi untuk mewujudkan tekanan yang tinggi pula.

 

Dari percobaan awal diketahui bahwa atom karbon dapat berubah menjadi sebuah berlian yang berukuran nano. Lewat ini berbeda dengan yang terjadi di planet Uranus serta Neptunus yang diprediksi ukurannya akan jauh lebih besar.

 

Pengaplikasian percobaan ini juga para ilmuwan dapat berasumsi bahwa dalam ribuan tahun kedepan, berlian bisa berubah secara perlahan dan meresap kedalam lapisan es suatu planet, hingga menjadi sebuah lapisan baru yang berada disekitar inti.

 

Kecuali polistiren diaplikasikan lantaran para ilmuwan yakin bahwa senyawa hal yang demikian sanggup menggantikan senyawa metana dari tiap-tiap molekul karbon serta hidrogen yang sangat melimpah di sekitaran planet Neptunus dan Uranus. Senyawa ini jugalah yang menyebabkan planet neptunus berwarna biru yang khas.

 

Untuk mengetahui kadar berlian dalam percobaan hal yang demikian, tim peneliti malah mengerjakan scan x-ray terhadap polistiren untuk mengrtahui keberadaan dari berlian yang terbentuk. Pada alhasil, para ilmuwan malah meyakini bahwa berlian berukuran sangat kecil yang mereka kerjakan memiliki potensi yang cukup besar untuk dipanen dan diaplikasikan sebagai komplemen peralatan, seperti misalnya alat medis ataupun alat elektronik.

 

Tidak artikel diatas, Anda juga bisa peroleh beragam artikel menarik lainnya seputar perhiasan berlian absah,  cincin berlian wanita, cincin tunangan unik, cincin kawin, dan lain sebagainya hanya di www.passionjewelry.co.id.

 

Hanya itu, Anda juga bisa menemukan beragam koleksi perhiasan berlian terkini dengan harga terlengkap. Mulai dari harga cincin berlian, harga cincin tunangan, harga cincin pernikahan, dan lain sebagainya hanya di www.passionjewelry.co.id

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *